Kau menyiksaku disini..
Dalam rasa bersalah yang kini membunuhku secara perlahan..
Kau selalu menghindar dari,aku yang selalu mencoba ungkapkan semua lewat tatap mata ini..
Ternyata maafmu tak pernah pantas untukku..
Kau anggap aku tak ada,dan kau tak pernah mengenal diriku..
Kau menghukum hati ini..
Hati yang dulu kau yakini tak akan pernah kecewakanmu..
Kau, memutuskan tuk pergi..
Belum ku sempat memohon dan mengemis agar kau tetap disini..
Ternyata sedalam itu kau benci diriku,
Kau anggap ku tak terlihat,meski ku tepat di depan matamu..
Setidaknya diriku pernah berjuang..
Meski tak pernah ternilai dimatamu..
Setidaknya ku pernah menanti,terkapar melawan sepi hatiku yang tak pernah bisa berhenti mencintaimu..
Sepenggal lirik yang seakan tahu perasaanku akhir-akhir ini. Tersadar bahwa apa yang sudah aku lakukan selama ini tidak ada harganya sama sekali untuknya. Tidak pernah membuatnya yakin bahwa aku sangat mencintainya.
Aku memang tidak sepenuhnya benar,terkadang aku juga egois,childish, manja. Tapi itu semua karena aku peduli dengannya. Apapun yg dia lakukan aku ingin tahu. Dan aku hanya ingin menjadi 'penjaga' terbaik untuknya.
Tapi keadaan tidak pernah berpihak padaku. Aku tidak bisa berbuat lebih untuknya. Semua pemikiran negatifnya selalu tertuju untukku. Bagaimana bisa seseorang yang mencintai pujaan hatinya akan tega mematahkan hatinya? Tidak sayang. Tidak pernah terbesit dalam benak untuk menyakitimu.
My dearest God, jika memang bukan tugasku lagi untuk menjaganya, jagalah dia untukku. Berilah kasih sayangmu untuknya melebihi kasih sayangku untuknya. Berilah kerido'anMu untuk setiap langkah baik yang dia lakukan untuk hidupnya. Karena sesungguhnya hanya Engkau lah yang lebih mampu menjaga dan melindungi setiap hambaMu.. Aamiin..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar