Wahai Tuhanku, ilhamkanlah daku supaya tetap bersyukur akan nikmat-Mu yang Engkau karuniakan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku tetap mengerjakan amal soleh yang Engkau redai dan masukkanlah daku dengan limpah rahmat-Mu dalam kumpulan hamba-hambaMu yang soleh (An-Naml: 19)
Setiap orang pastilah tidak akan menginginkan sebuah persoalan hidup yang rumit yang dapat memporak-porandakan hatinya. Tetapi sadarilah kita ini bukan siapa-siapa. Ibaratnya kita hanya menjalani hidup ini dengan sebuah rasa percaya dan harapan lebih baik di masa depan. Hanya tahu apa yang baik yang dapat kita lakukan saat ini untuk masa depan.
Terkadang jika kita menilai diri ini sendiri, itu akan terasa sangat subyektif. Kita tidak akan pernah tahu apa yang kita butuhkan, bukan sekedar kita inginkan. Ajaklah Tuhan disetiap langkah hidup kita, karena sesungguhnya Dia lah pencipta kita yang tahu apa yang terbaik untuk kita. Percayalah,setiap cobaan yang Dia hadirkan dalam hidup hanyalah sebagai bentuk kasih sayang-Nya kepada hamba-Nya.
Begitupun dengan aku. Terlahir sebagai seorang wanita, sungguh tidaklah mudah. Sekalipun itu tidak mudah selalu tegapkanlah langkahmu, ragamu, hatimu karena dirumahmu suami yg telah letih bekerja dan anak-anak yang lelah sehabis bermain akan berpulang. Lalu jika kamu tidak bisa menjadi lebih kuat dari mereka, siapa yg akan menjaga keluargamu? Siapa yg akan menyiapkan secangkir teh hangat untuk suamimu untuk sekedar melepas lelahnya? Siapa yang akan memandikan anakmu ketika dia pulang dengan badan yang kotor sehabis bermain?
Hanya ibu, ya. Dan ibu adalah seorang wanita. Subhanallah, aku bersyukur dilahirkan menjadi seorang wanita..
Percayalah hati, lebih dari ini bisa kita lewati. Nikmatilah lara..
-Djenar Maesa Ayu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar